Minggu, Juni 19, 2011

Melaksanakan Prosedur K3 Dalam Bekerja

Keselamatan dan kesehatan kerja ( k3 ) merupakan faktor utama yang sangat penting bagi setiap tenaga kerja, karena K3 merupakan bentuk perlindungan kerja penyakit atau akibat kerja yang diakibatkan kecelakaan atau insiden sewaktu pekerjaan berlangsung. K3 merupakan serangkaian instrumen yang berdaya guna untuk melindungi tenaga kerja, perusahaan, lingkungan hidup, dan masyarakat sekitar dari bahaya yang ditimbulkan dari bahaya akibat kecelakaan kerja. Dan K3 pun sudah digalang dan diperhatikan penuh oleh pemerintah yaitu dengan mengeluarkan pasal pasal atau dasar hukum. Salah satu program pemerintah yaitu JAMOSTEK (Jaminan Sosial Tenaga Kerja)



Dan berikut ini merupakan prosedur dalam pelaksanaan K3 (Keselamatan kesehatan Kerja) ;
 
1. Keselamatan Kerja Penanggulangan Kebakaran 
 
Standar operasi peralatan ini digunakan pada kegiatan penanggulangan kebakaran, yang ditimbulkan oleh kayu, minyak, kain, kertas, gas, konslet listrik dan kecorobohan. Resiko yang dapat ditimbulkan dari kebakaran akan menyebabkan kerugian baik mat eri maupun nyawa anda. Pencegahan yang harus dilakukan meliput i dilarang merokok, dilarang membawa/ menggunakan korek api, dilarang menggunakan kalkulator yang tidak flame proof, dilarang memindahkan atau mempermainkan alat pemadam kebakaran kecuali keperluan kebakaran/ pengecekan,

Berikut adalah langkah kerj a penanggulangan kebakaran yang harus diikuti :
Bila sendiri, segera padamkan api dengan alat pemadam terdekat .Bila mungkin beritahu orang lain baru dulu baru memadamkan api.Bila berdua atau lebih seorang membunyikan alarm yang lainnya
memadamkan. 

Selamatkan material atau dokumen. Tetapi Ingat keselamatan diri sendiri.
•   Bila ada korban celaka, lakukan P3K sesuai prosedur
•   Segera hubungi dinas kebakaran apabila tidak dapat menanggulangi kebakaran sebut kan ident it as, nama lokasi, kondisi dan korban
•   Ikut i prosedur darurat dan evakuas

 
2. Kesehatan Kerja Pelaksanaan Proses Pengolahan

Lakukan operasional prosedur sesuai tahapan berikut ini : 
  1. Bersihkan tempat kerja dan lingkungannya, lakukan sebelum pekerjaan dimulai agar kondisi lingkungan kerja lebih nyaman, dan hindari terj adinya kontaminasi pada bahan, maupun produk yang dihasilkan. Untuk melakukan pekerjaan ini dapat digunakan antara lain ; sapu, serbet pel, kamoceng, penyedot debu, selang air. 
  2. Cuci tangan dengan air bersih sebelum melakukan pekerjaan, dimaksudkan agar kotoran yang melekat pada tangan dan kuku tidak membuat kont aminasi baik pada bahan maupun alat
  3. Gunakan pakaian kerja lengkap sesuai dengan SOP. Dilakukan untuk melindungi pekerja dari kotoran bahan dan alat, disamping, melindungi produk dari kontaminasi kotoran bagian yang menurunkan kualitas.
  4. Bersihkan semua peralatan yang akan digunakan. Keberhasilan produk yang diolah bermutu baik salah satunya tergantung kepada kebersihan peralatan yang digunakan.
  5. Sterilkan semua alat yang akan dipakai dalam oven (khususnya untuk pekerjaan yang bersifat aseptis). Tujuannya adalah untuk mempercepat pengeringan, dan alat menj adi st eril (suci hama). 
  6. Periksa kesediaan bahan (volume, bobot, kesegaran, keutuhan). Perlakuan ini ditujukan untuk memast ikan j umlah bahan yang t ersedia sesuai formula
    dan tidak terdapat kerusakan. 
  7. Lakukan proses sesuai dengan petunjuk kerj a pengolahan dan proses produksi dapat dilanj ut kan bila mutu sesuai kriteria mutu Dilakukan agar tahapan proses yang dikerjakan sesuai dengan prosedur, sehingga hasil produk yang diperoleh baik secara kuantitas maupun kualitas sesuai dengan yang dikehendaki.
  8. Proses produksi dihentikan. Tempat kerja dirawat sesuai dengan standar pemeliharaan tempat kerja.  
Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi anda, agar menjadi blogger yang menghargai hasil karya blogger lain jangan lupa komentar dan masukkan referensi setelah copas yah sobat... :) 

    2 komentar:

    Administrator mengatakan...
    Komentar ini telah dihapus oleh penulis.
    Rizki mengatakan...

    salam kenal

    Poskan Komentar